Bersama embun pagi ia turun ke bumi
Meninggalkan secercak bekas yang kemudian hilang terhapus matahari
Tapi meski sesaat ia mampu menentramkan jiwa yang tak terisi
Membawa hidup kembali menjadi hakiki yang bernilai
Ia datang dari Dia sang pencipta
Tersemat dalam tiap senyum yang kita cipta
Bukti cinta dan kasih dari Dia sang pencinta
Berawal dari setiap untaian kata yang disebut doa
Ia takkan merasa tersinggung meski aku lupa mengucap syukur
Atas segala nikmat yang tumbuh subur
Atas segala mimpi pekat yang ia kubur
Hingga pada akhirnya nanti aku mati terbujur
Januari, 2011
Yogyakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar