Ini bukanlah sebuah tulisan mengenai betapa sadisnya temen gw yang suka mutilasi dan makan orang, tapi sebuah ungkapan kekecewaan terhadap pertemanan. Dulu mungkin disaatsaat ada penyanyi yaang nyanyiin lagu kepompong gw merasakan apa yang gw jalanin sama temen gw ini indah banget, pokonya kaya lagu kepomponglah, kalau misalkan dengerin lagu ini pasti kita jogetjoget, sambil ketawatawa, tapi sayangnya yang ini gw boong. Hehehe. Tapi kini yang gw rasain bukan lagi kaya kepompong tapi kaya hidup di suku kanibal yang siap menghabisi siapa saja tanpa tersisa tak perduli kawan atau si wawan(??) oke si wawan ga ikutan. Gw sekarang cuma bisa nunggu gw yang laper terus makan orang atau orang yang laper terus makan gw. Well, who knows? Dan saat ini gw berada diposisi gw lah yang dimangsa, dan gw bisa apaapa, karena menurut temen gw, " yang menang bukan lagi yang kuat melainkan mereka yang licik" dan asas hukum rimba pun telah tergantikan oleh asas hukum sarang tikus! Hhe.
Dam mungkin ketika egoistis dijunjung tinggi untuk memuaskan diri sendiri, katakata "KEBERSAMAAN, KEADILAN, dan KEKELUARGAAN" hanya dijadikan sebuah wacana, padahal buat gw, itu semua yang dijadiin landasan buat gw memulai sebuah pertemanan, dan ketika katakata itu hilang dibuang jauhjauh hanya untuk memenuhi kepuasaan sematamata diri sendiri, dia juga udah ngebuang hatinya, atau mungkin hatinya telah digerogoti oleh egonya hingga habis sehingga ia hanya berpikir bagaimana bisa memuaskan diri sendiri tanpa mempedulikan orang lain. Lalu logika mereka? Habis juga? Entahlah.
Mungkin lagunya peterpan memang benar " tak ada yang abadi." semuanya mungkin emang ga ada yang abadi termasuk apa yang sedang gw tulis ini, dan apa yang gw jalanin ini sangat gw sayangkan kalau harus berakhir hanya karena pola egoistis selalu diterapkan sebagai idealisme hidup. Dan hal ini bikin gw berpikir ulang atas opini gw " orang yang bisa lo percaya itu cuma lo sendiri, bullshitlah dengan katakata teman sejati, teman baik, atau sahabat, karena pada nantinya mungkin merekalah yang akan menusuk lo, memangsa lo, menjatuhkan lo, dan membunuh lo." dan itu semua hanya hipotesa belaka dari apa yang gw alamin.
Mungkin memang pada akhirnya semua akan berakhir. Tapi apa iya harus gini? Ketika semua merasa lapar dan ingin saling memakan, kata teman dihapuskan dari kamus hidup mereka!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar