16 Juli 2010

Catatan Kecil dalam Perjalanan

dalam perjalanan kali ini, semua terlihat berbeda buat gw. maksudnya bukan berbeda yang gimana gimana, hanya saja, kali ini semua terasa seperti baru. ya, perjalanan yang menyegarkan.

kali ini gw pergi naik bus, ya, bukan kereta. dan ternyata memang lebih nyaman. gw bisa duduk nyaman di kursi yang lebih empuk, acnya juga menambahkan kenyamanan tersendiri buat gw. yaa meski harus gw akui, kalau gw nyaris masuk angin pada malam harinya.

perjalanan yang memakan waktu hampir seharian itu, lebih banyak gw habiskan dengan membaca buku. mendengarkan lagu, ngemil, dan tidur. (emang bisa apa lagi gw? salto? atau kayang? ga memungkinkan tau tempatnya. hhe.)

perjalanan seharian itu membantu gw. membantu berfikir lebih jernih atas masalah masalah yang gw pikirkan. gw sengaja menyusun kembali sebuah kenangan yang dulu udah hancur, yang nyatanya, meski sudah menjadi kepingan tetap menggangu.

setelah berada hampir seharian di perjalanan, dan kepingan kepingan yang hancur udah selesai gw susun menjadi suatu kenangan yang utuh, gw bisa melihat semua dengan lebih jelas, gw mulai dengan melihatnya dari beberapa sudut pandang yang berbeda, mencoba melihatnya secara labih detail dan rinci.

pada akhirnya, gw seperti menemukan harta karun yang selama ini gw cari. gw menemukan inti dari permasalahan ini, sebuah inti yang membantu gw menyelesaikan permasalahan ini.

gw sadar, seiring kepergian gw meninggalkan kehidupan disana, masalah gw juga akan menghilang. menghilang seiring ribuan kilo yang dilewati.

tapi, entah itu menghilang atau hanya tertinggal dan tak mau ikut menyusul. hmm, entahlah.

tapi seiring itu juga, masalah lain akan datang menghampiri gw setibanya gw dan semulainya gw hidup disini, di kota pelajar ini.

jadi, bersiaplah gw untuk menghadapinya.

tapi apakah ketika nantinya gw kembali, semua masalah itu juga melakukan hal yang sama? sepertinya tidak, dan gw berharap tidak untuk hal itu.

**********

catatan perjalanan :

- makanan gratis yang dikasih sama busnya itu ga enak (menurut lidah gw yang berselera aneh) itu sepertinya cuma buat ganjel perut dan mulut para penumpang supaya mereka ga berisik buat minta berenti
buat beli makanan.

-lebih baik acnya dimatiin kalau malem, karena dinginnya minta ampun (ini terbukti dengan gw yang menggigil pada malam hari, padahal jaket gw berbulu dan biasanya itu cukup membuat hangat kalau gw pergi ditengah malem naik motor , bukan bulu kaki atau bulu bulu lainnya lho)

-supir untuk bus bus malam itu menurut gw gila, mereka seperti bermusuhan dengan waktu. mengebut tanpa mengenal medan yang ditempuh. tapi bukankah memang untuk itu mereka menjadi supir bus malam? bersaing dan mengalahkan waktu.

-jangan pernah ngeledek atau ngecengin penumpang lain yang menurut lo jelek, gendut, atau apalah, secara nyaris frontal sama temen lo, ketika lo pergi bareng temen tentunya (ga mungkin lo ngasih tau ledekan itu sama orang yang baru kenal kan?). gw pernah ketauan sama orang yang gw ledek, dan dia ngomelngomel, untungnya waktu itu, gw lagi make headset dan denger lagu, jadi temen gw yang kena semprot. (padahal waktu itu volumenya kecil, dan gw bisa ngedenger waktu temen gw ditanya tanya sama orang yang barusan gw ledek, tapi gw pura ga denger dan soksokan menikmati musik. maafkan temanmu ini kawan, hha)

-selalu cek bawaan yang akan dibawa sebelum pergi. gw ga melakukan itu, jadi gw sama sekali ga bawa celana dalem buat ganti, padahal gw pergi selama 5 hari. yang membuat gw harus mengeluarkan uang untuk membeli 1 set celana dalam baru (padahal baru kemaren gw beli celana dalem buat persiapan ngekos nanti)
yang ternyata isinya cuma 3 (tetep kurang, asu)

-jangan pernah kentut secara berlebihan di kamar mandi yang disediakan untuk umum. gw melakukan itu dikamar mandi yang disediakan dipenginapan gw, dan setelah keluar dari kamar mandi, beberapa orang keheranan, dan mata mereka tiba tiba saja menatap tajam ke gw, lalu tersenyum setelahnya, sepertinya mereka sudah tau sumber bunyi aneh (kentut gw) yang mereka dengar tadi. gw sangat malu waktu itu.

-jika merantau sendiri dan tidak punya orang yang dikenal didaerah tujuan, bersikap ramahlah kepada semua yang ditemui (tersenyum saja mungkin sudah cukup), karena berkat itu, gw dikasih tau tempat kos yang masih kosong sama orang yang tibatiba ngajak gw ngobrol waktu gw iseng menikmati kopi pagi hari sendirian, disebuah tempat umum (yang gw ga tau itu namanya apa, tapi menurut gw itu taman). dia membantu ditengah kekhawatiran gw bakal ga punya tempat kos.

-sebelum pergi sebaiknya terlebih dahulu tau jalur yang akan dilewati dan dituju sebenarnya oleh kendaraan umum yang ingin ditaiki. karena gw ga tau, gw harus nyasar dan berjalan kaki sejauh 10 kilo, garagara spekulasi bodoh gw, kalau daerah yang gw tuju udah lewat, dan turun di daerah yang sama sekali gw ga tau (serius, tempatnya kaya jalan tol gitu, kendaraan yang lewat cuma dikit, dan di kiri kanan jalan sangat jarang rumah penduduk, yang gw liat waktu itu cuma pabrik pabrik yang mengolah bahan alam seperti pasir, mmm, tapi kurang tau juga deh). padahal, tempat yang gw tuju masih jauh dari tempat gw turun tadi. beruntungnya gw, ketemu pacarnya temen gw, dan dikasih tumpangan sampe rumah temen gw.

-bertanya sepertinya selalu lebih baik daripada mengandalkan buku panduan.

-oh iya, jangan lupa lebih hatihati lagi, berdoalah sebelum bepergian supaya ga terjadi halhal yang aneh (mungkin aja lo bisa sebangku sama seseorang yang mukanya persis tapir dan berbau busuk sebusuk telur busuk) dan halhal yang buruk tentunya(seperti dicopet atau yang lainnya)

jadi selamat berjalan jalan :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar