Hilang adalah sebuah ketiadaan
Yang menunjukan sebuah ketidaksempurnaan
Kita adalah sebuah ketiadaan
Ketidaksempurnaan yang selalu berangan
Kita terombang ambing di tengah terpaan badai
Meliuk ke kanan dan kekiri
Lalu berdansa kesana kemari
Hingga lemah tak berdaya lalu mati
Semua tercipta secara nyata
Tidak semu, tidak juga fana
Terpampang jelas dengan segala fakta
Tak menyadarinya, atau sekiranya kita buta ?
Kita mengira semuanya tak terarah
Dilakukan dengan semaunya dan terserah
Meski kasat mata, semua terhubung dengan benang merah
Tersusun secara rapi seperti pembuluh darah
Kita terus melahap secara gila
Hingga pada akhirnya kita resah
Hanya jasad dan ruh yang tersedia
Semua terjadi karena tumpulnya pisau yang tak pernah diasah
Mengaku sempurna atas segala ketidaksempurnaan
Mengejar sesuatu yang sesungguhnya tiada
Lalu mengelak dengan menyebutnya angan
Penutup manis menjadikannya alibi yang sempurna
Hazmi. Iskandar
Yogyakarta, 25 Desember 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar