26 Desember 2010

Untukmu, yang tercinta...

Sekiranya apa yang dapat kuberi ?
Untuk bisa membuatmu terus tersenyum
Sekiranya mungkin aku ini orang yang amat beruntung
Hanya saja aku tak menyadarinya

Tubuh yang kau beri ini,
Dengan segala lebih dan kurangnya
Harus tetap kusyukuri
Karena kau sendiri yang memberi tak pernah menyesal

Aku merasa hina dengan segala hinaan dan cacian yang kadang mengalir deras dari lidahku
Segala keluh yang selalu kukatakan terhadap segala kekuranganmu
Aku merasa hina atas segala puji dan syukur yang kadang tak bisa kuucap
Pujian dan rasa terima kasih yang seharusnya kuucap terhadap segala lebihmu

Aku selalu bermimpi tinggi,
Suatu hari nanti bisa membahagiakanmu dengan materi
Namun, itu mimpi yang mungkin baru terwujud nanti
Lalu apa yang sekiranya dapat kuberi saat ini ?

Ibu, pantaskah aku atas apa yang ada di bawah telapak kakimu ?
Ibu, sesungguhnya aku hanya anak yang belum tahu balas budi bukan tidak
Ibu, sekiranya nanti kau telah tiada, izinkan aku untuk bisa menemuimu lagi
Ibu, sebelum kau tiada, izinkan aku untuk terus bisa membuatmu tersenyum bangga

Ibu
Hazmi. Iskandar
Yogyakarta, 22 Desember 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar