15 Agustus 2010

Dengan Penuh Rasa Terima Kasih Saya Tulis Ini

Assalamualaikum Wr. Wb.

Dengan penuh rasa terima kasih, saya menulis ini. Rasa terima kasih saya terhadap kalian yang sudah baik kepada saya. Kalian para perempuan yang sepanjang hidup saya memberikan kesan kepada saya, selama saya berada di kota ini. Saya berterima kasih, I lop u pull, oke berlebihan.

Pertama-tama, tentunya kepada Ibu saya, perempuan yang sudah bersusah payah berpeluh sewaktu menciptakan saya, mengandung saya, dan mengeluarkan saya dari janinnya dan menganggap saya sebagai anak kandungnya, bukan anak pungut. Saya sangat berterima kasih. I love You.

Lalu kepada adik saya sendiri, adik perempuan tentunya. Saya berterima kasih karena telah sabar untuk saya siksa, baik secara fisik maupun mental, oke kata ‘siksa’ itu sepertinya berlebihan, kira kira ada yang punya kata ganti yang lebih tepat? Ga ada? Oke, gapapa, saya tetap cinta kalian ko.

Berikutnya saya ingin berterima kasih kepada I.V, perempuan yang sudah ikhlas menjadi teman saya dari kita sama-sama nete sampai sekarang dia sudah punya tete. Oh maaf, saya keceplosan, tapi kenyataannya memang seperti itu bukan? Tidak bermaksud vulgar loh.

Kepada R.A, teman perempuan saya sewaktu di sekolah dasar. Sewaktu masih di bangku kelas 1 dia terpaksa merelakan pipinya untuk saya cium, sebenarnya ini memang sayanya yang bego, karena, tanpa ada alasan apa apa langsung saja mencium pipinya. Untungnya waktu itu saya masih kecil, jadi tidak ada tuduhan tindakan pelecehan yang akan dituduhkan kepada saya. Beruntungnya saya.

Kepada F.S juga saya ucapkan terima kasih. Perempuan yang saya kenal di tempat les Bahasa Inggris, dia adalah perempuan indo berkacamata yang saya sukai, dan karena menyukainya, hingga kini, saya masih selalu menyukai perempuan berkacamata. Oke saya ngawur lagi, maafkan saya yang selalu sulit berkonsentrasi.

Rasa terima kasih juga saya ucapkan kepada E.S, perempuan indo kedua yang saya sukai, meski saya tidak tahu pasti apa dia benar benar indo, ya tapi dari penampilan fisik dia terlihat indo. Saya menyukainya, dia juga sempat menyukai saya, namun ketika tahu saya lebih muda darinya dia seperti ilfil kepada saya, dan menganggap saya seperti anak kecil, hey saya memang lebih muda darinya 1 tahun, tapi apa itu benar benar berpengaruh? mmh, apa saya boleh menulis itu disini? Ah sepertinya tidak apa.

Beranjak ke Sekolah Menengah Pertama, saya ingin berterima kasih kepada A.D, perempuan yang awalnya tidak terlalu menyenangi saya kerena menurutnya saya terlalu menyebalkan, tunggu dulu, lalu untuk apa saya harus berterima kasih padanya? Bukankah dia tidak menyenangi saya? Tapi, dia adalah perempuan pertama yang menganggap saya sebagai sahabatnya. Tapi sekarang saya tidak tahu apakah dia masih menganggap saya seperti itu atau tidak. Mmh, saya masih menyimpan surat yang waktu itu dia kirimkan kepada saya sewaktu kita sempat bermarahan.

Kepada D.S, perempuan besar ini. Semoga dia tidak marah sewaktu membaca ini. Adalah sosok perempuan yang saya jadikan seseorang yang memang saya tuakan. Tentu saja alasan pertama karena badannya yang besar. Sehingga saya memanggilnya dengan sebutan ‘mom’. Meski badannya besar. oke ini besar ya, bukan gemuk atau gendut apalagi gembrot. Dia cukup cantik. Menurut saya.

Kepada P.I, perempuan cantik yang saya sukai, sayang dia tidak menyukai saya kerena menurutnya saya terlalu aneh, oke tidak apa apa, kita belum berjodoh. Saya memang menyedihkan.

Hmm, tunggu, apa saya melewatkan A.A Perempuan tomboy yang mengungkapkan perasaannya kepada saya ini akhirnya saya jadikan pacar. Dia adalah adik kelas saya, banyak yang bilang kita ini berjodoh karena kita terlihat mirip. Sejujurnya saya takut, karena tak mau disangka berpacaran dengan kembaran sendiri. Dia adalah perempuan pertama yang menjadikan saya objek ciumannya, dan saya menganggap itu terlalu aneh, jadi hubungan kami tidak bertahan terlalu lama. Lagi lagi keceplosan menulis secara sembarangan, maafkan saya.

Lalu kepada I.S, perempuan yang saya temui di tempat les ini, menurut saya mirip dengan salah seorang aktris yang bermain di film Harry Potter, saya lupa namanya. Ada yang tahu namanya? Dia mirip dengan perempuan yang di sukai oleh Harry Potter. Sewaktu berpacaran dengannya. Saya terkadang berkhayal saya adalah Harry Potter, penyihir tampan yang diberkati, sayangnya, saya mungkin lebih mirip dengan Prof. Snape daripada Harry Potter, oke saya ngawur, maaf.

Awal awal berstatus sebagai pelajar Sekolah Menengah Atas, saya terjebak dalam kelas yang boleh saya bilang diisi oleh orang orang setengah gila. Dan malangnya saya, saya harus kenal dengan C.A, perempuan berwajah indo ini memang cantik, namun sayang perilakunya seperti itu, atau karena berada di kelas yang berisikan orang orang setengah gila perilakunya menjadi sama? Ah entahlah, tapi dia tetap seseorang yang baik hati, dan asyik. Karena harus menemaninya mencari kado untuk pacarnya, saya terpakasa membolos sekolah untuk pertama kalinya karena tertinggal kereta. 3 tahun terus terusan berada di kelas yang sama membuat saya banyak menghabiskan waktu berautis ria disekolah dengannya.

Dikelas ini, nasib juga mempertemukan saya dengan F.A perempuan kecil ini memang terlihat nyentrik dan imut, sepertinya dia akan senang bila membaca ini. dia terlihat sedikit tomboy, namun setelah berkerudung terlihat berkurang sifat tomboynya, namun meski begitu, sifatnya belum berubah jauh, oke saya ngelantur. Dia adalah perempuan yang baik hati, asyik untuk diajak ngobrol dan jalan jalan. Asal tidak lupa memberinya susu di malam hari dan merantainya agar tidak lepas. Oke, dia bukan binatang peliharaan, maafkan saya, tangan saya refleks. Dia adalah teman curhat dan teman jalan yang baik. Menurut saya.

Saya juga berterima kasih kepada W.D yang sudah mau memilih saya untuk jadi pacarnya. Dia nyaris sama dengan saya. Setengah gila. Tunggu dulu, sepertinya di SMA ini saya terlalu banyak kenal dengan orang orang yang setengah gila, apa salah saya ya Tuhan? Oke, lanjutkan saja, maaf saya jadi curhat.

Kepada B.Z, perempuan yang sudah saya kenal dari kecil ini ternyata bisa juga saya jadikan pacar, lucu memang. Rumah kami masih berada dalam satu kampung, oke saya memang orang kampung. Dan lucunya dia adalah perempuan pertama yang mencium pipi saya, selain ibu saya dan waria waria tentunya, tunggu, waria tidak bisa dimasukan ke dalam jenis perempuan. Lagipula saya memang tidak pernah dicium waria.

Rasa terima kasih juga saya ucapkan kepada I.Z, perempuan yang satu ini masih terbilang misterius bagi saya, keadaannya antara ada dan tiada, hmm terlihat seperti setan, maafkan saya. Kita hanya sempat bertemu sekali, itu juga tanpa banyak bicara, aneh memang. Hanya itu kesempatan yang di berikan kepada saya untuk bisa melihatnya, tapi anehnya dia sudah berkali kali melihat saya. Dia benar benar misterius.

Lalu kepada F.An Perempuan yang lucu ini sempat menjadi pacar saya. Sepertinya masa SMA lebih baik bagi saya karena saya terus terusan mempunyai pacar. Dia adalah perempuan yang mengajarkan saya berciuman, upps, maaf tangan saya lagi lagi refleks menulis hal seperti ini, kalau tidak mau dibaca sensor sendiri saja yah. Maaf maaf. Saya masih mempunyai hutang 3 eskrim Baskins Robbins padanya. Yeaah, hutang.

Lalu kepada A.F (Gundol) oke nama panggilannya memang terlihat aneh, mungkin saja orang bisa memanggilnya gundul, tapi sayangnya dia tidak gundul. Dia adalah Perempuan yang menjadi kakak kelas saya. Dia cukup baik bagi saya, saya pernah memberinya bekal sewaktu dia masih menjadi kakak kelas saya, dan beberapa bulan yang lalu, ketika kami bertemu lagi, dia memberitahu saya bahwa dia menjadi teringat dengan masa SMA sewaktu melihat wajah saya. Ternyata setelah 2 tahun tidak bertemu, dia masih mengingat kebodohan kebodohan yang saya lakukan terhadapnya.

Saya mengucapkan terima kasih kepada I.T, Perempuan hitam manis ini sempat membuat saya jatuh hati, tapi sayangnya dia sudah punya pacar. Jadi yaa saya waktu itu hanya bisa mengelus ngelus dada untuk bersabar. Sepertinya saya terlalu banyak merasakan patah hati yah? Ah tidak apa, saya kan memang tidak ganteng, dan beruntung. Beberapa waktu yang lalu, ketika sedang berada di sebuah tempat gaul bersama teman saya, saya bertemu dengannya, tapi sepertinya lebih tepat kalau hanya saya saja yang melihatnya. seperti apa yang sudah pernah saya katakan, dia bertambah dewasa, dan cantik tentunya.

Lalu kepada Y.Y, perempuan yang satu ini cina tapi tidak cina. Anda bingung? sama saya juga bingung. tapi ya, dia sendiri yang bilang seperti itu kepada saya. Dia sempat membuat saya jatuh hati, namun sayang sewaktu menyatakan perasaan kepadanya dia hanya menganggap saya sedang bercanda. Apakah saya terlihat seperti badut waktu itu? badut yang sedang jatuh cinta tepatnya. Lupakan saja soal badut ini. Untuk sebuah alasan, saya merasa benar benar bersalah, maafkan saya.

Sekali lagi dalam hidup saya, saya kehilangan keperjakaan saya oleh seorang waria, oh maaf, saya salah tulis, maksud saya, saya kenal dengan perempuan lain yang juga bernama Fitri. F.H, yaa, sepertinya 3 orang bernama Fitri sudah cukup banyak dalam hidup saya. Lucunya, seperti biasa, akrab sebelum bertemu. Dengan sifat saya yang tidak bisa dekat dekat dengan perempuan, pertemuan pertama kami, berlangsung dengan rasa canggung yang menyelimuti. Namun, ketika terjadi pertemuan kedua yang baru saja terjadi beberapa waktu yang lalu, pertemuan yang kalau boleh saya bilang sebagai pertemuan yang sedikit dadakan, saya mulai terbiasa, atau bisa saya bilang sok sok terbiasa? pertemuan singkat itu sangat saya syukuri, belum lagi hadiah es pisang hijau yang dia berikan, sangat sangat saya syukuri. Terima kasih.

Saya juga ingin berterima kasih kepada G.R, perempuan yang menjadi adik kelas saya ini termasuk perempuan yang terbilang cantik, dan untungnya karena sebuah event yang diadakan di sekolah waktu itu, saya bisa menjadi akrab, itu juga berawal dari permintaan tolongnya kepada saya. Dia adalah perempuan yang terlihat cantik ketika menggunakan kacamata, dan betapa senangnya saya ketika dia meminjamkan kacamatanya untuk saya pakai beberapa hari. Namun sayang, kacamata itu harus rusak karena kebodohan saya. Maafkan saya. Saya juga mau berterima kasih atas Khayalan martabak telor segerobaknya itu.

Saya juga ingin berterima kasih kepada D.A, perempuan cantik nan tangguh ini adalah orang yang baik hati. Dia termasuk perempuan yang bisa saya bilang sedikit lucu, dengan suara khasnya yang terdengar cukup cempreng. Tapi tentu saja saya tidak mau macam macam dengannya, bisa dibilang dia adalah seorang atlit taekwondo. Jadi, bisa bisa nanti tubuh saya tidak pada tempatnya. Cantik dan berbahaya, mungkin itu cukup mendeskripsikan tentang dirinya.

Terima kasih juga saya ucapkan kepada R.N, Perempuan yang menjadi pacar saya melalui perkenalan yang singkat. perkenalan singkat, hubungan singkat. Ya, hanya 7 hari, itu pun kalau tidak salah. Saya sedikit lupa. Maafkan saya, saya memang pelupa.

Rasa terima kasih saya juga untuk A.B perempuan kecil yang sempat dijodoh jodohkan kepada saya ini saya akui memang terlihat imut dengan matanya yang sipit dan tubuhnya yang kecil.

Lalu kepada A.S, perempuan berwajah oriental yang memiliki lesung pipit ini memang cantik, jadi ya tentu saja, kalau saya sempat jatuh hati. Namun, karena sebuah kesalahan fatal yang saya lakukan, saya harus mengurungkan rasa suka saya. Bodohnya saya. Maafkan saya. Dan, ingatkah dengan kata 'Best'?

Dan untuk terakhir kalinya, meski hanya sebatas ini, tapi dengan penuh rasa terima kasih saya mendedikasikan apa yang saya tuliskan ini untuk kalian, kalian para perempuan yang sudah ikhlas untuk sekedar kenal dengan saya, memilih saya sebagai teman, sahabat, pacar, atau mungkin menjadi orang yang kalian benci. Saya bersungguh sungguh mengucapkan rasa syukur sudah diberi kesempatan untuk mengenal kalian.

Maaf apabila terdapat banyak hal yang tidak kalian sukai dari saya, saya hanya manusia berotak minim yang terlalu banyak melakukan kesalahan. SEE YOU SOON!!

Wassalamualaikum Wr. Wb.


*******


Kalau kalian bertanya Tanya mengapa saya menulis ini untuk para perempuan, tentu saja karena saya seoarang laki laki, dan akan ada kemungkinan keraguan orientasi seksual kepada saya seandainya saya menulis surat untuk para teman teman saya yang laki laki, tapi meski begitu, saya juga ingin mengucapkan rasa terima kasih yang besar kepada teman laki laki saya. <---- lihat, janggal bukan membaca tulisan tersebut?

Lagipula karena saya punya alergi terhadap perempuan, jadi, setidaknya tulisan ini bisa menjadi bukti yang bisa ditujukan kepada orang orang, bahwa saya bukan seorang homo. Terima kasih.

NB : -Tulisan ini diinspirasi oleh lagu Women yang dipopulerkan oleh John Lennon
-Ada beberapa nama yang saya lupa nama panjangnya, jadi mohon maaf apabila jadi ngaco

Tidak ada komentar:

Posting Komentar