Sebenernya, gw udah ga mau lagi buat nulis nulis tentang hal hal kaya gini, karena nantinya bisa saja menimbulkan pengartian masing masing dari yang akan membaca, meski mungkin yang akan membaca ini cuma sedikit orang, tapi tetap tidak menutup kemungkinan hal seperti itu akan munculkan? Tapi apa daya.
Okay, mungkin udah bukan hal baru lagi kalau gw nulis hal kaya gini, bisa dipastikan, penyebabnya antara dua hal ini, jatuh hati dan patah hati, sebenernya kalau yang pertama kalimatnya diartikan perkata, mungkin bisa menimbulkan kesan yang sama dengan sebab kedua, beruntungnya hal itu ngga, dan beruntungnya lagi, sebab pertama yang bikin gw mau nulis lagi tentang hal seperti ini.
Jatuh hati, atau cinta atau apalah namanya, mungkin memang terdengar sedikit norak, tapi, hal ini juga bisa jadi hal terindah yang mau dirasain setiap orang ketika hidup, termasuk gw. Untungnya, untuk urusan jatuh cinta, kita, bisa ngerasain ini berulang kali, ga kaya hidup yang bisa kita rasain cuma satu kali, ya kalaupun bisa dua kali, itu, merupakan sebuah hadiah, ngga kaya jatuh cinta ini, ngerasain hal ini berulang kali ngga bisa disebut hadiah, karena, kita sendiri yang nyiptain perasaan ini.
Tentu saja, hal ini sedang terjadi sama gw, gw sedang menikmati indahnya jatuh cinta lagi, sama seseorang, seseorang yang dulu, gw jatuh cintai, terdengar tidak enak memang, tapi ya sudahlah.
Mungkin, bila dianalogikan, rasanya seperti tertarik untuk membaca kembali sebuah cerita yang dulu sempat dibuat namun berhenti di tengah jalan karena kehabisan ide, lalu memutuskan untuk memperbaharui ceritanya. Akan ada tawa kecil ketika membaca awalannya, dan rasa ragu akan muncul ketika melihat kesalahan kesalahan kecil yang dulu tak terlihat kini terlihat dengan jelas dan nampak banyak sekali. Terkaan terkaan kecil akan muncul ketika membaca bagian cerita yang bersambung, akankah nantinya, mampu membuat sebuah akhiran yang indah meski banyak rumitan yang telah tertulis, atau menyerah dengan rumitan lalu memutuskan untuk mengakhiri cerita dengan sebuah akhiran yang menyedihkan, ga ada yang tau kalau ga pernah dicoba.
Ngerasain indahnya jatuh lagi sama orang yang sama tentu saja akan menimbulkan banyak ketakutan. Menerka nerka apa nantinya akan sama, sama apa yang udah pernah terjadi dulu. Tapi, kalu dipikir pikir lagi, kenapa harus terus terusan berjalan mundur ketika yang lain berjalan maju? Kenapa harus repot repot menengok untuk berjalan mundur ketika yang lain bisa berjalan tanpa harus menengok. Kenapa harus mengambil resiko menabrak dan terjatuh untuk berjalan mundur ketika yang lain bisa dengan santainya berlari?
*****
Dan, tentu saja, saat ini, gw sedang mencoba menulis cerita itu lagi, mencoba membuat diksi yang indah agar setiap kata dan kalimat yang tertulis terlihat kuat dan efektif, mencari benang merah yang tepat agar nantinya cerita yang gw buat bisa tersusun dengan rapih, lalu berakhir sama dengan apa yang sudah gw tuliskan di awal. Dan ya, rasa senang setiap kali menuliskan sebuah cerita adalah kebahagiaan tersendiri. Wrap!
P.S. : Terima kasih untuk tulisan di catatanmu, Elway Fit :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar